RSS

TAKBIR CINTA ZAHRANA

28 Des

Terkodifikasi dengan dua novelet yang lain, dalam mihrab cinta dan mahkota cinta. Takbir cinta Zahrana menyajikan kegalauan sang tokoh utama Zahrana. Saat dia tidak kunjung mendapatkan jodoh di usia yang sudah terlalu matang bagi ukuran wanita Indonesia. Sebuah usia yang bagi masyarakat umum adalah aib dan ‘berhak’ mendapat predikat perawan tua jika belum mempunyai pendamping hidup.

Segudang penyesalan ia gumamkan, terutama kenapa dahulu dia lebih memilih untuk menempuh pendidikan S-2 terlebih dahulu daripada memikirkan tentang perkawinan. Dan saat ini, ketika dia mulai berharap untuk membina rumah tangga.

Dia dihadapkan pada sebuah pilihan sulit ketika orang-orang yang melamarnya sama sekali tidak bisa menyentuh hatinya. Sebuah pilihan, apakah dia harus mencari cinta sejati ataukah menerima begitu saja pria yang melamarnya dengan mengabaikan cinta disisi lain. Novelet ini, tentu saja juga dibumbui dengan intrik-intrik dunia pendidikan yang seakan mendobrak persepsi awam tentang ‘kesucian’ bidang ini.

Intrik yang mencoba menyampaikan pesan bahwa cinta, iri, dan dengki, tidak terbatas oleh sekat institusi. Selain juga berusaha untuk ‘membumikan’ kembali dunia pendidikan pada porsi yang seharusnya.

terlepas dari itu, novelet ini tetap menyelipkan pesan moral sebagai sebuah intisari. bahwa pepatah jawa “becik ketitik olo kethoro” (perbuatan baik akan diketahui, perbuatan buruk juga akan tampak). masih sangat relevan untuk di kontekstualisasikan dalam setiap sendi kehidupan, bahkan untuk sekarang.

Ternyata jodoh Zahrana ada didalam diri seseorang yang sungguh tidak akan kita sangka jika merunut di awal cerita, dia adalah anak didiknya sendiri yang bernama Hasan yang sekarangĀ  sudah berhasil dan sukses.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 28, 2010 in categorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: